Kuliah memang sering bikin kepala mumet, otak overload dan tubuh nggak keurus. Entah itu karena mata kuliahnya, kuis, ujian ataupun tugas akhir. Nah, buat kamu yang lagi stres banget karena kuliah, coba deh 5 tips sederhana yang bisa kamu terapkan untuk membuat masalah perkuliahanmu jauh lebih mudah dibawah ini:
1. Andalkan Smartphone
Di zaman serba canggih ini, kamu bisa memanfaatkan smartphone dengan beberapa aplikasi yang bisa buat kamu jadi lebih terorganisir, membuat suatu catatan yang berisi mata kuliah, jadwal dan nilai yang kamu dapat, contoh aplikasinya adalah: Any.Do, Scribd dan aplikasi gratis lainnya yang bisa kamu dapatkan di internet. Dengan begitu, kamu bisa memantau perkembangan studimu dengan lebih menyeluruh.
2. Rajin Merapikan Ruangan Belajar
Hal-hal yang berantakan dan bau seperti baju kotor bisa bikin kepalamu mumet dan serasa mau pecah? Tentu saja! Pikiran kamu akan terasa terganggu dan kamu gak akan dapat inspirasi saat mengerjakan tugas. Itu sebabnya sangat penting untuk membuat jadwal laundrymu dan jangan lupa merapikan kamar kamu supaya bisa lebih berkonsentrasi saat belajar.
3. Sulap Waktu Istirahatmu Menjadi SPA Mini
Waktu break kuliah yang cuma 10 menit gak boleh terbuang sia-sia, girls. Enggak ada salahnya kok digunakan untuk maskeran, luluran atau mini treatment lainnya. Selain buat mood kamu lebih baik buat kamu kelihatan lebih fresh juga!
4. Printer jadi salah satu barang penting buatmu
Tugas kuliah dadakan dengan deadline yang singkat adalah salah satu alasan kenapa kamu bisa stres. Nah, untuk mengatasi itu kamu bisa membeli printer sehingga kamu gak perlu ke toko buat nge-print. Efisien waktu efesien biaya!
5. Berliburlah Diakhir Pekan
Hal-hal yang buat kamu stress tentunya harus dibuang jauh-jauh. Caranya bermacam-macam, ada yang milih shopping, yoga, travelling dan lain-lain. Kamu bisa memilih salah satu diantaranya girls. Dan pastikan hal itu yang kamu inginkan ya, sehingga saat kembali berkuliah pikiran kamu kembali fres.
Nah, itu 5 tips sederhana yang bisa kamu lakuin saat lagi pusing dengan tugas kampus. Jangan lupa share untuk teman-teman kamu yang lain dalam menghadapi kehidupan perkuliahan mereka. Keep an spirit, girls!
Sabtu, 17 Juni 2017
Sampah Mahasiswa Bertumpuk
Istilah sampah pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Jika mendengar istilah sampah, pasti yang terlintas dalam benak kita adalah setumpuk limbah yang menimbulkan aroma busuk yang sangat menyengat. Sampah diartikan sebagai material sisa uarng tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang cenderung merusak lingkungan di sekitarnya.
Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Bila sampah dibuang secara sembarangan atau ditumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, maka akan menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius. Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja akan mendatangkan serangga (lalat, kecoa, kutu, dan lain-lain) yang membawa kuman penyakit.
Hal ini terjadi di kawasan Unib belakang gang Mawar. Sampah bertumpuk terlihat jelas saat memasuki kawasan gang tersebut.
Sampah yang bertumbuk itu tak lain adalah limbah beberapa mahasiswa yang mengekost disalah satu pondokan di gang Mawar. Beberapa mahasiswa yang tinggal di dekat pondokan itu merasa risih karena bau-bau tidak sedap yang timbul dari sampah bertumpuk tersebut.
"Jadi banyak lalat, bau juga" terang Dira salah satu mahasiswa yang tinggal di sekitaran pondokan itu.
Ternyata mahasiswa yang tinggal di pondokan tersebut memang terbiasa menumpuk sampah seperti itu dan membiarkannya begitu saja.
"Harusnya sih, panggil tukang bersih ya. Kalau sampah numpuk gini kan meresahkan kita. Yang tinggalkan bukan mereka aja. Kalau emang gak mau sewa tukang bersih, ya buang sampah ke tempat sampah, jangan malah tumpuk sampah" kata Dira mahasiswa prodi Pertanian.
Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Bila sampah dibuang secara sembarangan atau ditumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, maka akan menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius. Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja akan mendatangkan serangga (lalat, kecoa, kutu, dan lain-lain) yang membawa kuman penyakit.
![]() |
| Sampah bertumpuk di gang Mawar |
Hal ini terjadi di kawasan Unib belakang gang Mawar. Sampah bertumpuk terlihat jelas saat memasuki kawasan gang tersebut.
Sampah yang bertumbuk itu tak lain adalah limbah beberapa mahasiswa yang mengekost disalah satu pondokan di gang Mawar. Beberapa mahasiswa yang tinggal di dekat pondokan itu merasa risih karena bau-bau tidak sedap yang timbul dari sampah bertumpuk tersebut.
"Jadi banyak lalat, bau juga" terang Dira salah satu mahasiswa yang tinggal di sekitaran pondokan itu.
Ternyata mahasiswa yang tinggal di pondokan tersebut memang terbiasa menumpuk sampah seperti itu dan membiarkannya begitu saja.
Kamis, 15 Juni 2017
Aneka Takjil berjejer di UNIB belakang
![]() |
| Aneka Takjil berjejer di UNIB belakang |
Sudah menjadi tradisi setiap tahunnya, dikala hari menjelang sore ataupun menjelang buka puasa, banyak pedagang yang menjajakan aneka ragam takjil sebagai makanan pembuka. Makanan dan minuman semacam es buah, bubur sumsum, gorengan, roti manis serta jenis makanan ringan lainnya yang bercita rasa manis dan gurih serta berporsi kecil.
Usaha yang berkategori musiman ini bisa kita jalankan sebagai sampingan, karena sifatnya yanh mudah dijalankan akan tetapi memberikan keuntungan yang lumayan. Untuk ibu rumah tangga menjual takjil bisa dijadikan sebagai pengisi waktu luang sambil menunggu waktu berbuka karena sifatnya yang mudah, hanya dengandengan
memanfaatkan halaman rumah saja, pembeli sekitar bisa menjadi konsumennya.
Apalagi jika kita menempatkan dagangan dipusat-pusat jajanan seperti pasar, alun-alun kota dan daerah yang cukup ramai memiliki aktifitas. Universitas Bengkulu (UNIB) bagian belakang menjadi contoh tempat yang memiliki banyak aktifitas, selain aktifitas ke kampus juga menjadi kawasan tempat tinggal mahasiswa universitas tersebut.
Keuntungan tersebut dilihat oleh ibu-ibu Rumah tangga yang memiliki niat untuk berjualan. Saat ini UNIB bagian belakang menjadi tempat berjejer takjil. Persaingan sesama penjual tidak terelakkan, karena banyaknya pelaku usaha yang memanfaatkannya. Biasanya, penjual-penjual takjil akan mulai bejualan pukul 16.30-18.30 WIB. Jika kamu mahasiswa UNIB, kamu perlu mencobanya.
Langganan:
Postingan (Atom)








